![]() |
1. Tahun Baru Imlek Tidak
Pernah Jatuh di Tanggal yang Sama
Berbeda dengan kalender Masehi,
Imlek menggunakan kalender lunar (bulan). Oleh karena itu, tanggal perayaan
Imlek selalu berubah setiap tahun, biasanya jatuh antara 21 Januari hingga 20
Februari.
2. Asal Usul Legenda Nian
Menurut legenda, Tahun Baru Imlek
dimulai dari cerita tentang Nian, monster buas yang takut dengan suara bising,
warna merah, dan cahaya terang. Oleh karena itu, tradisi kembang api, lampion
merah, dan pernak-pernik Imlek lahir untuk mengusir "Nian" dari desa.
3. Warna Merah Bukan Sekadar
Warna
Merah melambangkan keberuntungan,
kebahagiaan, dan perlindungan dari energi negatif. Itulah mengapa dekorasi
Imlek, pakaian, hingga amplop angpao semuanya berwarna merah!
4. Durasi Perayaan yang Super
Panjang
Perayaan Imlek sebenarnya
berlangsung selama 15 hari penuh! Dimulai dari Malam Tahun Baru hingga Cap Go
Meh, setiap hari memiliki tradisi dan maknanya masing-masing.
5. Kenapa Selalu Ada Makanan
Berbentuk Bulat?
Makanan berbentuk bulat, seperti
kue keranjang dan jeruk, melambangkan kesatuan, kelengkapan, dan kemakmuran.
Jadi, jangan heran jika jeruk menjadi salah satu hadiah wajib saat Imlek!
6. Tidak Boleh Menyapu di Hari
Pertama
Salah satu pantangan saat Imlek
adalah tidak boleh menyapu atau membuang sampah pada hari pertama. Hal ini
diyakini bisa "membuang" rezeki yang sudah datang di awal tahun.
7. Imlek Bukan Hanya untuk
Etnis Tionghoa
Meski identik dengan tradisi
Tionghoa, Imlek dirayakan secara luas di negara-negara seperti Korea, Vietnam,
hingga Indonesia. Bahkan, setiap negara memiliki tradisi uniknya sendiri!
Tahun Baru Imlek bukan hanya soal
angpao atau kumpul keluarga. Ada sejarah, budaya, dan tradisi yang membuatnya
begitu istimewa. Nah, dari 7 fakta tadi, mana yang paling bikin kamu kaget?
Jangan lupa bagikan artikel ini ke teman-temanmu supaya mereka juga tahu fakta
menarik tentang Imlek!
